fbpx
Beranda Regional Minahasa Selatan Kapolres! Sikat Saja Penggaruk Dandes

Kapolres! Sikat Saja Penggaruk Dandes

AMURANG,Nyiurtimes.com—Beragam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berbuntut penetapan kepala daerah, kepala desa, dan juga sejumlah kepala Kejaksaan Negeri yang tersangkut tersangka kasus dugaan korupsi dana desa. Ikut menguatkan kekhawatiran sejumlah kalangan tentang pengelolaan dana yang dinilai rawan korupsi. Itu sebab sebagian warga meminta pihak penegak hukum, polisi dan kejaksaan untuk serius memberantas korupsi.

Semisalnya di Kabupaten Minahasa Selatan, terinformasi sejumlah hukum tua (kepala desa) yang sudah dilaporkan ke pihak Polres Minsel. Tapi, praktis belum semuanya ditindaklanjuti. Nah kondisi semacam ini menimbulkan kecurigaan publik. Ada yang mengatakan pihak penegak hukum belum sepenuh hati. Malah nyaris setengah-setengah.

“Kalau tidak salah ada sekita 7 hukum tua yang sudah dipolisikan. Tapi kami sebagai publik belum tahu sejauh mana perkembangannya,” ungkap sejumlah aktivis anti korupsi saat ditemui di rumah kopi dalam diskusi non formal. Butuh perhatian khusus, dari penegak hukum. Mengenai potensi penyalagunaan dandes. Apalagi sudah ada MoU bersama antara pemkab, Kejari maupun polres. “Nah kalau pengawasannya diperkuat sudah pasti potensi penyalagunaannya kecil. Tapi toh kalau masih ada para hukum tua nakal, maka harus diseret ke muka hukum. Biar menimbulkan efek jerah. Tanpa pandang bulu. Siapapun dia,” harap mereka.

Akan hal itu, pihak Polres Minsel memberi pernyataan sebagaimana dalam pemberitaan sebelumnya, dari ketujuh Hukum Tua Minsel yang diperiksa, satu diantaranya sudah ke tahap P21 bersama salah satu Pegawai (ASN) Inspektorat Mitra oleh Kejaksaan Negeri Amurang. Hal itu disampaikan langsung Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana. Dirinya menjelaskan, mereka akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk tidak ada Korupsi baik yang ada di lingkup Polres sendiri maupun wilayah kerja (Minsel/Mitra).

“Yang artinya, tidak ada lagi masyarakat yang tidak percaya pada Polisi,” tuturnya kepada wartawan akhir pekan lalu.

Ia secara tegas mengungkapkan tahun 2017 ini sudah ada dua orang yang dijadikan tersangka baik Dana Desa maupun Inspektorat sedangkan yang lainnya terus dilakukan pemeriksaan. Ini membuktikan bahwa apa yang menjadi kecurigaan masyarakat terhadap lemahnya Institusi Polres Minahasa Selatan dalam mengawasi/menetapkan tersangka selama ini tidaklah benar.

Sampai saat ini, Polres Minahasa Selatan tidak pernah diam dalam mencari/mengungkap para tikus-tikus nakal (Koruptor) serta oknum penyelewengan dana desa (Dandes). Dengan berkomitmen dan tidak pandang bulu mengungkap yang terkena kasus korupsi akan di tindak.

Mengenai kesan pihak Polres tak begitu terbuka terhadap semua kasus yang ditangani menurut

Arya, kasus korupsi baik yang ada di Minsel maupun Mitra belum bisa diekspos karena sesuai ketentuan Presiden menyebutkan dalam perkara tersebut pada saat melakukan pemeriksaan/ pengumpulan barang bukti tidak boleh dilakukan. Hal ini dilakukan guna mencegah penghilangan barang bukti oleh tersangka ketika dalam proses Berkas Acara Pemeriksaan (BAP).

Sedangkan untuk penetapan tersangka dalam penyalahgunaan dana desa (Dandes) sendiri diakuinya dia tak bisa menvonis secara langsung bersalah atau tidak sebab yang menyatakan bersalah ketika ada hasil audit BPKP yang terbukti penggunaan/pekerjaan tidak sesuai bestek.

Memang sampai saat kami agak terhambat penanganannya dikarenakan masih menunggu hasil pemeriksaan BPKP. Sedangkan untuk Kasus Korupsi Dandes tahap I dan Inspektorat Kabupaten Minahasa Tenggara, tinggal menunggu putusan (P21) oleh Kajari Minahasa Selatan” tutur dia. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

41,885FansSuka

Regional

Gelar Sidang Kode Etik, Sambuaga; Jika Terbukti Langgar Aturan Pasti Akan Di Ganti

Minsel,Nyiurtimes — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melaksanakan Sidang dugaan pelanggaran Kode Etik, Kode Perilaku, Sumpah/Janji, dan/atau Pakta Integritas bagi anggota...

KPU Minsel Lakukan Pelipatan Surat Suara Pilkada Tahun 2020

Minsel, Nyiurtimes — Bertempat di Ruang Pertemuan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) hari ini mulai melakukan Pelipatan surat suara Pilkada...

KPU Minsel Jemput Surat Suara Pilkada Tahun 2020

Minsel,Nyiurtimes — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) akan menjemput surat suara hari ini ke pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). Pernyataan tersebut disampaikan...

KPU Minsel Gelar Simulasi Pilkada Tahun 2020

Minsel,Nyiurtimes — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melakukan simulasi pemungutan dan penghitungan suara untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020. Simulasi...

Berita Terkait

Gelar Sidang Kode Etik, Sambuaga; Jika Terbukti Langgar Aturan Pasti Akan Di Ganti

Minsel,Nyiurtimes — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melaksanakan Sidang dugaan pelanggaran Kode Etik, Kode Perilaku, Sumpah/Janji, dan/atau Pakta Integritas bagi anggota...

KPU Minsel Lakukan Pelipatan Surat Suara Pilkada Tahun 2020

Minsel, Nyiurtimes — Bertempat di Ruang Pertemuan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) hari ini mulai melakukan Pelipatan surat suara Pilkada...

KPU Minsel Jemput Surat Suara Pilkada Tahun 2020

Minsel,Nyiurtimes — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) akan menjemput surat suara hari ini ke pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). Pernyataan tersebut disampaikan...

KPU Minsel Gelar Simulasi Pilkada Tahun 2020

Minsel,Nyiurtimes — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melakukan simulasi pemungutan dan penghitungan suara untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020. Simulasi...

Waduh! Dirut PDAM Minsel FM Ancam Wartawan

Minsel,Nyiurtimes — Direktur Utama (Dirut) PDAM Minsel FM alias Frangky diduga mengancam wartawan, Kamis (05/11) kemarin. Tebaran ancaman dan aksi menghalangi...