BCA Mati Suri

0
115

TALAUD, nyiurtimes.com – Camat Miangas Sepno Lantaa menerangkan, border crossing agreement ( BCA) di Kecamatan Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, sampai saat ini diakui keberadaanya sebagai check point. Seperti diketahui, BCA merupakan pintu masuk hubungan dagang antara Indonesia dengan Filipina. “Namun keberadaannya saat ini seperti mati suri,” ujarnya.

Karenanya, kata Lantaa, untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi masyarakat  di wilayahnya, transaksi dagang lewat BCA  haruslah kembali digairahkan, sebagaimana semangat Border Trade Area ( BTA) yang saat ini sedang digalakkan.
”  sangat disayangkan apabila kita ingin membangun hubungan bilateral antara kedua Negara, tapi justru di Miangas saat ini macet. Kami meminta kepada pihak terkait untuk lebih memperhatikan regulasi – regulasi menyangkut BCA.  Karena kendala, ketika saudara – saudara kita dari Filipina yang mau berkunjung ke Miangas agak ketakutan dan enggan hadir karena ada beberapa oknum yang mempersulit,” katanya.

Perangkat BCA seperti keimigrasian, bea cukai, perwakilan Filipina dan unsur terkait menurut Lantaa masih lengkap. Hanya saja belum kembali diaktifkan.”Check point yang paling produktif sekarang adalah Pulau Marore di Kabupaten Sangihe. Hubungan dagang mereka dengan Filipina berlansung secara terus menerus atau kontinue yang berdampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat di sana. Untuk Miangas, kami meminta kepada pimpinan yang lebih tinggi untuk mengaktifkan kembali tim BCA,” tandasnya.