fbpx
Beranda Berita Pilihan Ini 3 Tanda Calon Gagal Memimpin Menurut Pengamat Politik

Ini 3 Tanda Calon Gagal Memimpin Menurut Pengamat Politik

Manado,Nyiurtimes.com – Pada tahun 2020 ini akan dilaksankannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahap ke-4 sebelum menuju Pilkada serentak nasional tahun 2024, termasuk 7 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pemenang Pilkada 2020 hanya akan menjabat selama empat tahun. Sementara untuk Pilkada 2022, dan 2023 akan dipilih pejabat kepala daerah untuk mengisi kekosongan, sambil menunggu Pilkada pada 2024 nanti.

Hal tersebut mendapat tanggapan dari pengamat politik, Dr Ferry Daud Liando. Liando mengatakan Pilkada bukan sekedar masyarakat memberikan hak suaranya secara langsung, namun ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk memilih pemimpin terbaik.

“Masyarakat harus diedukasi bagaimana menjadikan dirinya sebagai pemilih yang baik. Pemilih yang baik tentu bisa tahu bagaimana memilih pemimpin yang paling baik,” ujar Ferry Liando yang notabenenya sebagai ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan Fispol Unsrat.

“Masyarakat juga harus diedukasi bagaimana menilai calon yang berpotensi gagal dalam memimpin daerahnya jika terpilih,” tambahnya.

Menurut Liando, ada 3 gelagat calon yang dapat dibaca bisa berpotensi gagal dalam memimpin, pertama calon yang hanya mengandalkan baliho untuk popularitas diri.

Popularitas calon memang sangat berpengaruh pada elektabilitas, namun popularitas yang dimaksud adalah keterkenalan publik pada calon tertentu karena dedikasi dan prestasi yang pernah di buat sebelum menjadi calon.

“Jadi seseorang memiliki nama besar dan populer karena pretasi dan track record yang baik. Calon yang populer karena memasang baliho di segala tempat adalah bentuk manipulasi dan tidak pantas menjadi pemimpin,” kata Liando.

Lanjut Ferry Liando, gelagat kedua adalah calon yang membeli parpol pengusung, selama ini banyak parpol yang hanya dibeli, parpol mencalonkan sesorang karena orang itu punya uang setoran ke parpol, fungsi parpol adalah penjaring untuk mendapatkan calon terbaik.

“Jika ada yang terjaring berdasarkan mahar, itu artinya parpol menjaring sampah yg tak berguna dan bisa mengakibatkan penyakit sosial,” ucapnya

Terakhir, gelagat ketiga adalah calon yang selalu berupaya menyogok pemilih untuk mendapatakan dukungan suara.

“Tindakan ini adalah sesuatu yang tidak elok bagi demokrasi, uang yang digunakan calon untuk menyuap pemilih, akan selalu diupayakan agar tergantikan saat menjabat,” tegasnya

Liando menambahkan, perlu menumbuhkan kepekaan bagi setiap pemilih untuk mengenal para politisi yang memiliki 3 gelagat diatas, jangan sampai mereka terpilih.

“Pemimpin yang baik selalu berasal dari pemilih yang baik, semakin baik pemilih itu dalam memilih maka pilihannya akan semakin baik,” Kunci ketua Minat Tata Kelola Pemilu Pascasarjana Unsrat.(Mineshia)

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

41,885FansSuka

Regional

Gelar Sidang Kode Etik, Sambuaga; Jika Terbukti Langgar Aturan Pasti Akan Di Ganti

Minsel,Nyiurtimes — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melaksanakan Sidang dugaan pelanggaran Kode Etik, Kode Perilaku, Sumpah/Janji, dan/atau Pakta Integritas bagi anggota...

KPU Minsel Lakukan Pelipatan Surat Suara Pilkada Tahun 2020

Minsel, Nyiurtimes — Bertempat di Ruang Pertemuan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) hari ini mulai melakukan Pelipatan surat suara Pilkada...

KPU Minsel Jemput Surat Suara Pilkada Tahun 2020

Minsel,Nyiurtimes — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) akan menjemput surat suara hari ini ke pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). Pernyataan tersebut disampaikan...

KPU Minsel Gelar Simulasi Pilkada Tahun 2020

Minsel,Nyiurtimes — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melakukan simulasi pemungutan dan penghitungan suara untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020. Simulasi...

Berita Terkait

Deklarasi Dan Pelantikan Tim Gaspooolll JGKWL For Minut Hebat, Joune Ganda : JGKWL Pasangan Yang Paling Siap Hadapi Pilkada 2020

Nyiurtimes.net | Matungkas, JGKWL Center. Tim Gaspooolll JGKWL For Minut Hebat, secara resmi mendeklarasikan dukungannya dan dilantik secara langsung oleh Calon Bupati Minahasa Utara...

MJP dkk “Mandi Hujan” Demi Aspirasi Demonstran

Nyiurtimes || SULUT - Meskipun Air hujan membasahi seluruh tubuh mereka, Anggota DPRD Sulut Melky J Pangemanan (MJP) bersama rekan sejawat lainnya seperti Berty...

HUT Provinsi ke-56 ; Rokky Wowor : Harapan Saya Ini Jadi Momentum Kita Bangkit Dari Pandemi

Nyiurtimes.net | Manado, DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Tepat di hari ini Rabu (23/09/2020) Provinsi Sulawesi Utara, menghitung usia yang ke-56 tahun, banyak harapan hadir...

MJL Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Protokol Kesehatan

Nyiurtimes || BITUNG - Guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kota Bitung, tentu saja bukan hanya dibutuhkan peran pemerintah saja, tetapi juga...

HUT Provinsi Sulawesi Utara ke-56 ; Andrei Angouw : Tetap Jaga Kerukunan

Nyiurtimes.net | Manado, DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Tepat di hari ini Rabu (23/09/2020) Provinsi Sulawesi Utara, menghitung usia yang ke-56 tahun, banyak harapan yang...