fbpx
Beranda Breaking News Sulut Masuk Kerawanan Pilkada, Liando: Potensi Masalah Dapat Diatasi

Sulut Masuk Kerawanan Pilkada, Liando: Potensi Masalah Dapat Diatasi

MANADO, Nyiurtimes.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah membuat Indeks Potensi Kerawanan (IPK) di Pilkada Serentak 2020. Dalam data tersebur, ada tiga provinsi paling rawan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020. Salah satunya Sulawesi Utara (Sulut).

Hal tersebut menuai perhatian dari pengamat politik, Dr Ferry Daud Liando. Dia menilai IPK yang menempatkan Sulut pada ranking tiga besar, itu belum tentu akan benar-benar terjadi.

“IPK Pilkada itu bukan bermaksud menakut-nakuti atau untuk menebar ancaman,” ujar Liando.

Liando yang notabenenya sebagai Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan Fispol Unsrat ini, menyebutkan dengan data tersebut, mendorong adanya antisipasi sehingga semua masalah ketika menghadapi Pilkada sudah bisa diatasi lebih cepat.

“IPK Pilkada itu disusun sebagai upaya antisipasi agar apa yang dipetakan bisa diatasi sejak dini. IPK itu dimaksudkan sebagai early warning agar sejak awal semua potensi masalah sudah dapat diantisipasi,” jelasnya.

Ketua Minat Tata Kelola Pemilu Pascasarjana Unsrat ini menjelaskan, IPK Pilkada diukur dari banyak aspek atau kategori yakni dinamika politik, kesiapan partai politik, profesionalisme penyelenggara, tingkat kesulitan alam, cuaca dan karakter masyarakat.

“Dasar yang digunakan dalam menetapkan IPK Pilkada adalah mempelajari peristiwa masa lalu, baik yang terjadi di suatu daereh atau terjadi di daerah lain di waktu yang berbeda namun dinamika atau kondisinya mirip di daerah lain,” paparnya.

Liando menegaskan, IPK Pilkada sangat membantu penyelenggara di daerah untuk mengantisipasi hal-hal yang akan terjadi.

“Peristiwa alam tidak ada yang bisa menghalangi namun untuk mengurangi resiko akibat peristiwa alam, bisa saja sudah dicegah jauh sebelum ada peristiwa alam yang terjadi secara mendadak,” terangnya.

Personil Tim Pemeriksa Daerah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Sulut ini mengibaratkan IPK Pilkada itu seperti kerja dokter. Ada tindakan diagnosa dari dokter kemudian atas hasil diagnnosa itu, dokter akhirnya melarang dan menganjurkan untuk makanan tertentu bahkan aktivitas apa yang bisa dilakukan atau tidak boleh dilakukan.

“Oleh karena itu, menjadi kewajiban bagi Bawaslu untuk mensosialisasikan pemetaan ini pada masing-masing stakeholder yang bekaitan langsung dengan aspek yang diteliti. Misalnya apa yang harus dilakukan parpol (partai politik), apa yang harus dilakukan penyelenggara, apa yang harus dikakukan pemerintah, apa yang harus dilakukan oleh media dan juga apa yang harus dilakukan oleh masyarakat. Tak hanya sosialisiasi akan tetapi juga membantu stakeholder agar memikii strategi antisipatif sejak awal,” tandasnya.

Diketahui, Polri telah membuat IPK di Pilkada Serentak 2020. Provinsi Sulawesi Utara termasuk di tiga besar itu.

“IPK sudah dirangking. Untuk pilkada gubernur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Selatan, itu yang tinggi,” ungkap Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, akhir Januari lalu.

Untuk Pilkada Wali Kota, Kota Tomohon dan Kota Bitung berada paling atas. Polri sendiri sudah menyiapkan rencana pengamanan untuk pilkada serentak 2020. Dengan 200 ribu personel untuk seluruh wilayah Indonesia.(Mineshia)

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

41,885FansSuka

Regional

Gelar Sidang Kode Etik, Sambuaga; Jika Terbukti Langgar Aturan Pasti Akan Di Ganti

Minsel,Nyiurtimes — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melaksanakan Sidang dugaan pelanggaran Kode Etik, Kode Perilaku, Sumpah/Janji, dan/atau Pakta Integritas bagi anggota...

KPU Minsel Lakukan Pelipatan Surat Suara Pilkada Tahun 2020

Minsel, Nyiurtimes — Bertempat di Ruang Pertemuan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) hari ini mulai melakukan Pelipatan surat suara Pilkada...

KPU Minsel Jemput Surat Suara Pilkada Tahun 2020

Minsel,Nyiurtimes — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) akan menjemput surat suara hari ini ke pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). Pernyataan tersebut disampaikan...

KPU Minsel Gelar Simulasi Pilkada Tahun 2020

Minsel,Nyiurtimes — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melakukan simulasi pemungutan dan penghitungan suara untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020. Simulasi...

Berita Terkait

Deklarasi Dan Pelantikan Tim Gaspooolll JGKWL For Minut Hebat, Joune Ganda : JGKWL Pasangan Yang Paling Siap Hadapi Pilkada 2020

Nyiurtimes.net | Matungkas, JGKWL Center. Tim Gaspooolll JGKWL For Minut Hebat, secara resmi mendeklarasikan dukungannya dan dilantik secara langsung oleh Calon Bupati Minahasa Utara...

MJP dkk “Mandi Hujan” Demi Aspirasi Demonstran

Nyiurtimes || SULUT - Meskipun Air hujan membasahi seluruh tubuh mereka, Anggota DPRD Sulut Melky J Pangemanan (MJP) bersama rekan sejawat lainnya seperti Berty...

HUT Provinsi ke-56 ; Rokky Wowor : Harapan Saya Ini Jadi Momentum Kita Bangkit Dari Pandemi

Nyiurtimes.net | Manado, DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Tepat di hari ini Rabu (23/09/2020) Provinsi Sulawesi Utara, menghitung usia yang ke-56 tahun, banyak harapan hadir...

MJL Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Protokol Kesehatan

Nyiurtimes || BITUNG - Guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kota Bitung, tentu saja bukan hanya dibutuhkan peran pemerintah saja, tetapi juga...

HUT Provinsi Sulawesi Utara ke-56 ; Andrei Angouw : Tetap Jaga Kerukunan

Nyiurtimes.net | Manado, DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Tepat di hari ini Rabu (23/09/2020) Provinsi Sulawesi Utara, menghitung usia yang ke-56 tahun, banyak harapan yang...